Miserable crisis

Indonesia is in crisis…yes indeed…a huge crisis…

Kanan kiri orang hebih membahas soal krisis ekonomi yang simpang siur melanda Amerika, Eropa dan juga negara kita..

But for sure memang negara ini is in crisis…krisis yang tidak pernah di bahas banyak orang..

**

Aki mobilku soak saat di pom bensin Cikarang…padahal tadi baik – baik saja. Aku majukan mobilku sedikit ke depan supaya tidak menghalangi mobil lain yang ingin mengisi bensin. Aku menengok ke sekelilingku…banyak orang..terutama petugas pom bensin yang katanya senyum sapa salam..yess they will help me for sure…

Namun sangat mengejutkan..jawaban mereka sangat tidak helpful, hanya berkisar: ga tau, ga punya, ga bisa..expresinya tidak menunjukkan rasa ingin membantu sedikit pun…

**

Aku berputar melewati bundaran di dekat kompleks kosanku…tiba – tiba ada motor dari arah paling kanan melintang secara ekstreem ke arah sebelah kiri..aku rem mendadak dan mengklakson secara spontan. Pengemudi motor itu berhenti dan melihatku..mungkin setelah dia lihat aku wanita yang masih bau kencur..dia melotot dan dari mulutnya muncul kata – kata kotor (aku ga mendengarnya dari dalam mobil tapi dari ekspresinya sudah jelas terlihat..). aku hanya diam dan cukup lama baru kemudian dia jalan dengan tetap melotot dan menggerutu ke arahku..

Haloooooo…siapa yang salah di sini…aku menengok ke belakang, melihat rambu lalu lintas..aku sama sekali tidak menyalahi apapun…aku ga sampai menabrak motornya…dan aku tidak melintang ke arah yang berlawanan secara extrem dengan speed yang cepat..terus kenapa dia merasa aku yang salah…

Belum lagi kasus pengemudi motor yang menghancurkan spionku (baca morning accident).

**

Aku merasa negara ini dilanda krisis..krisis yang sangat hebat..bukan krisis ekonomi ataupun krisis kepercayaan..tapi krisis keramah tamahan…

Semua serba pakai emosi, marah, kata – kata kasar.. tanpa berfikir dan memakai logika yang rasional untuk melakukan sebuah tindakan…tidak ada senyum dan sapaan…semua ogah minta maaf duluan…semua merasa dirinya lah yang paling benar – sebenarnya…

Teringat di masa SD, di sebuah buku pelajaran di sebutkan, Indonesia terkenal dengan keramah tamahannya ke seluruh dunia…itu juga yang membuat wisatawan asing sangat senang apabila berkunjung ke sini..walaupun mereka sekarang berpikir dua kali untuk ke sini, setelah kasus bom Bali.

Tapi sekarang…kemana semua itu pergi…??

Apa yang bisa membuat semua manusia di negara ini berevolusi menjadi sosok yang kehilangan keramah tamahan.. saling memaki..saling membenci…

The devils must be smile at this time for the victory…

Their victory on many people in my surrounding…

Their victory on my governments..

Their victory on me…. L

All About Negative Things

Negative adalah kontra dari positive
Negative adalah segala sesuatu yang bersifat buruk:

- negative thinking membuat pikiran dan jiwa kotor dengan banyak berprasangka
- Negative attitude membuat banyak orang sebal karena sudah mengganggu kehidupan
- Negative means reduction, penurunan index saham, penurunan growth, dll yang membuat para investor dan masyarakat resah…

Dan negative stock..????

What do you think about negative stocks?

Yang pasti negative stocks, makes me headache..
Since asal negative stocks adalah negative attitude dari some parties..and impact to negative thinking by blaming others for doing the negative stocks..dan membuat penurunan nilai atau undervalue uang berakibat ke stock inaccuracy..

Intinya kumpulan dari segala yang hal yang negative ada di Negative stocks…

Sudah berbulan bulan ini tim besar sampai Director ku ikut memerangi negative stocks…he said: Kill the negative stock until its root…

And we do it…

But more than 3 months ini, we found lot of controversial responses from other functions, my production for instance…They hate me indeed…since I always comment for all their indiscipline in doing unreal time transactions in the system..not only me..but all of my team…they shoot me in the meeting by saying that they feel uncomfortable for what I have done for all these time. this is the consequence of this job…handling negative stocks…impact to negative relationship with my collegue…


Oh ..i love this job..i love this job..i really really love this job (source: devil wears prada)

Obama Yo mama

Riuh heboh pagi hari setelah resmi announcement New President of US: Barack Hussein Obama.. Setelah 3 bulan selang waktu kemenangannya menjadi calon presiden dari partai Demokrat mengalahkan Hillary Clinton. Dan setelah melewati ketegangan berbagai election debate dengan Mc Cain…Finally Obama berhasil membuktikan taringnya. Menang dengan mutlak…388 elektoral vote dari yang seharusnya hanya membutuhkan 270 vote untuk menjadi Presiden of US. Entah kenapa euphoria ini tidak hanya dirasakan oleh warga Amerika..namun ini adalah kemenangan dunia….termasuk warga Indonesia di sekelilingku.

Entah kenapa aku ikut senang dengan kemenangan Obama…selain turut bangga karena dia pernah tinggal dan bersekolah di Indonesia..juga bisa berbahasa Indonesia..but somehow I can see deep inside, he is a very sincere & humble person…keep his faith and walk the talk (I hope)…dari kampanyenya yang selalu di teriakkan semua orang: We believe in Change..change..change….I hope it can be true…

Amerika terkenal dengan super powernya, di mana semua Negara mengecam penyerangannya ke Irak dan Afganistan..toh tetap saja di lakukan…
Belum lagi kasus Papua dan blok cepu di Indonesia…miris..
Wong kenapa Negara ini bisa seenak2nya dewe..mau nyerang ini atau itu…mau ambil minyak ini atau emas nya Negara ini…
Selain terkenal dengan Hollywood movie star nya yang bombastis…perihal anaknya Tomkat yang gaya busana dan rambutnya bisa menghabiskan uang milyaran yang di bahas di semua media…Amerika juga penyumbang berita shock therapy lainnya: Kasus Enron di puluhan tahun lalu yang sempat geger…dimana in previous year membukukan profit Milyaran US$, dan tahun setelahnya menyatakan kebangkrutan. Yang kemudian menyeret penutupan Arthur Anderson, salah satu Big 5 Public Accountant, dan tahun ini juga seperti dejavu..Lehman Brothers, Merryl Linch dan finance sector industry yang katanya bonafit tiba – tiba menyatakan kebangkrutan. Belum lagi AIG, sponsor yang ada di setiap seragam MU…tiba2 juga mengalami krisis…

Yah pastinya dari semua geger heboh resesi yang melanda US yang ikut berhembus ke Negara lain…keinginan akan Change dan Figur Obama sangatlah di elu – elukan…Di waktu yang bersamaan, setelah resmi announcement kemenangan Obama, index Dow Jones menguat, IHSG juga ikut menguat di ikuti index Negara – Negara lain…mungkin adanya angin segar optimisme pasar akan kemenangan Obama.

Yang pasti Obama harus berjuang keras untuk mencuci semua piring kotor hasil pemerintahan sebelumnya..namun we believe change can be happened in Obama’s hand..better economic condition…and world peace (as closing speech nya calon – calon Miss Universe =) )..

Obama…yo mama….

Someone to count on

All things happened make me grown up to be more mature than ever..

But somehow, I feel there is something I need to make it perfect…
I feel alone in this jungle called world..

I need someone to protect and support me continuously.. not because I am not an independent woman..
I need someone who will always on my side even I did mistake…
I need someone who will always listen any of my sadness even it is because of the silliest thing ever
I need someone that will always make me speak up freely even it is the most disgusting things
I need someone that will fully understand me (lahir batin..)
I need someone who will always say “all will gonna be Okay..” even in the storm
I need someone who will stand up in front of me, even if somebody are pointing a gun to me..
I need someone who will save me at first if there is a flood
I need someone to complete me as a Moslem..

Could I know who will be ‘someone’ who is more than a boyfriend for me?

And could I know.. when is the right time I will have ‘someone’ in my side?

Could anyone tell me?

Because, I will give the similar things in return for him in at the time…

Morning Accident

Astagfirullah…

Hari pertama puasaku…
I had a really bad experience..
Cobaan besar untuk puasa…

Jalanan kosong…

Di sampingku hanya ada angkot yang berjalan pelan..

Tiba tiba di depan mobilku ada 1 motor…
Kami berhadap-hadapan..kira2 30 meter jaraknya…

Guess what??

Pengemudi motor itu melepaskan tangannya dan melebarkan seperti sayap yang ingin terbang…

Motornya masih tetap jalan..yah masih tetap jalan…tanpa memegang kemudi…kecepatannya bertambah..serasa ingin di tubrukkan ke mobilku…
Samping kiri sekali angkot, dan samping kanan walaupun masih luas, banyak gerombolan motor..posisiku terdesak…

Jantungku berdegup kencang…

Apa orang ini mau bunuh diri?

Aku memperlambat jalan mobilku…kecepatanku hanya 20 km/jam..pikiranku masih tidak karuan..
Sampai aku lupa membunyikan klakson…

Saat mungkin motor itu 3 meter di depanku, si pengemudi menurunkan tangannya, dan memegang kemudi kemudian membelokkan dengan cepat..

Saat di samping mobilku, dia menempelkan body motornya ke mobilku, dan memukul kencang spion mobil hingga tinggal kabel menjuntai…

Astagfirullah….

Kejadian yang sangat cepat..kurang dari 5 menit…tapi membuat ku sangat shock..
Tanpa terasa aku menitikkan air mata…
Bukan masalah spion atau body mobilku…
Cuma…orang itu mungkin nyaris mati apabila dia tetap nekad….
Dan mati di tanganku…

Pada hari puasa pertamaku…
Kenapa harus aku??

Kenapa harus hari ini??

Kenapa orang itu begitu nekad dan apa dia sedang memiliki masalah yang kemudian ingin hal yang sama di rasakan olehku??

Astagfirullah..

Aku terdiam & termenung cukup lama di bahu jalan…

Mungkin ini memang cobaan dari Allah..pada bulan Ramadhan ini…agar aku lebih tawakal dan lebih banyak beramal..
Alhamdullillah..atas kuasa- Nya pula aku & orang itu masih selamat. Semoga orang itu yang siapapun dia, selalu dalam lindungan – Nya dan di maafkan dosa – dosanya atas kejadian tadi…Dan semoga puasaku tetap di terima – Nya.

Amin.

Hidupku adalah perbuatanku

Ramai kali nampaknya iklan – iklan yang menjual diri dengan mencuri start dalam perebutan kursi RI 1 tahun depan…

Yeah rite…

I am not interested on it..
Pilihanku tidak maju dalam kancah tersebut…huhuhu…

Namun ada hal yang ingin aku singgung…

Dari iklan-iklan itu, bayangkan berapa kocek yang harus mereka keluarkan untuk iklan berdurasi panjang dan dengan frekuensi yang sangat sering…
lot of money that I can not imagine..
From my point of view, as Finance people…commercial advertising adalah investment, dan in the future, for sure kita akan mencoba mendapatkan return (money) dari investment tersebut..

So, semakin banyak iklan yang ditayangkan dan uang yang dikeluarkan, pasti kita akan mencoba balik modal dan atau mencoba mendapatkan return yang sebanyak-banyaknya…

Agak mengerikan bukan membayangkan apabila hal ini terjadi dalam kancah pemilihan kursi – kursi pemerintahan….

Yeah, I hope my perspective above as finance people on government election is wrong!!

Cause actually I wish from the bottom of my heart, we can have a leader that will make an extremely damn huge change of this country to be better…

Lonely gets mad!

“Kuingin ke hutan kulariku…

Aku ingin sepi menyendiri…atau

Di tengah keramaian membawa damai…”


Hampir 2 tahun…aku berada dalam rimba belantara suatu suburban di pinggiran dari kota satelit Jakarta..

Yes.. I am too hyperbolic..

Kota ini tidak terlalu jelek, sepi juga tidak…
And I think this city will be the next metropolitan in ten years ahead, not yet megapolitan kali yah

Ini bukan pengalaman pertamaku…
Dulu waktu kuliah..aku juga pernah cukup lama mengenyam pahit manisnya kehidupan di salah satu kota satelit Jakarta..
Cuma entah kenapa ada sesuatu yang berbeda…

Waktu kuliah, naik kereta cikini - depok, kemudian ojek, atau gelantungan di bis kampus yang penuh sesak, Penumpang Gelap Tetap di salah satu tempat kos teman saat ngerjain tugas sampai larut malam…sampe harus tidur dengan kepala mencium kaki…senang bisa menghemat banyak uang jajan waktu makan di warteg..hidup ga teratur karena megang 1 kelas untuk ngasdos, 3 kelas untuk ngaslab, makan sambil meriksain ujian atau buat soal ujian untuk bisa nambah uang untuk makan yang lebih mewah dan beribu – ribu kali menjadi kacung dalam kepanitiaan…

Tapi entah kenapa senyumku lebih banyak mengembang pada saat itu..

Beda ya dengan sekarang…

Hidup dan tinggal di kosan yang cukup lah ya…dengan fasilitas AC, cuci setrika, parkiran, satpam 24 jam, kamar mandi, yah itu cukup menguras kocek, kemana2 naik kendaraan sendiri, setiap hari makan yang cukup bisa memanjakan lidah, dan hidup lebih teratur dang a di kejar2 karena setiap hari cuma duduk doang di depan komputer. Yah walaupun loadnya banyak cuma sebenarnya ga sesibuk jaman kuliah dulu…

Tapi tidurku sering tidak nyenyak…senyumku tidak sesumringah dulu..mataku lebih sayu, gairah hidupku tidak seru….

WHAT WENT WRONG??

Aku hidup dengan kocek yang lebih cukup ketimbang kuliahku dulu, dengan fasilitas yang jauh lebih bagus..walaupun dengan load kesibukan yang sama, malah sebenarnya waktu kuliah aku jauh lebih sibuk dengan kegiatan organisasilah…kepanitiaan lah..korps asisten lah…yang selalu di complaint oleh seantero perkumpulan keluarga karena report absenku paling banyak…

WHAT WAS WRONG??

Dulu aku selalu dikelilingi buanyak orang…teman organisasi…teman kepanitiaan..sesama asisten…pacar…dosen…teman2 kuliah….teman gang (guess what..aku punya 4 gangs, yang bikin selalu bingung harus makan siang dengan yang mana saat di kantin)..yang sering tertawa bareng, curhat, nyontek tugas bareng, cabut kuliah rame2, ngerjain tugas sampe malem bareng…aarrrrghhhh I really miss the moment….
Dan sekarang…aku banyak dikelilingi orang…teman kerjaku sesama finance, Business partnerku, teman satu factory..yah banyak sekali…tapi somehow, aku kadang makan malam sendiri, pergi belanja keperluan kosan sendiri, nonton TV sendiri saat malam, aku serasa sendiri di tempat kerjaku walaupun dikelilingi beratus2 orang …

Aku kesepian…

YAH BENAR..this is wrong…aku kesepian…ini adalah sindrom kesepian cukup parah yang aku alami...

“ Kuingin memecah riak..

Dalam kolam sepi penuh keheningan..

Aku adalah satu butir pasir..

Yang sudah lama tak mencium angin padang pasir..

aku hujan..

ditengah musim kemarau….”